Melalui jaringan 3G, pengguna telepon selular kita dapat memiliki akses lebih cepat ke dunia internet dengan bandwidth sampai 384 kilobit setiap detiknya. Jumlah pengguna jaringan 3G dan 4G di Asia Tenggara akan mengalami peningkatan yang sangat signifikan di bandingkan dengan tahun sebelumnya, pelonjakan penggunaan 3G dan 4G akan terjadi pada tahun 2016 mendatang. Menurut Bernhard Siagian, Country Manager Qualcomm Indonesia, mengutip Wireless Intelligence, akan ada peningkatan sekitar 226 persen di wilayah indonesia ini.
Di tahun 2011 saja sudah tercatat ada sekitar 800 juta pengguna 3G dan 4G di indonesia, maka diprediksikan akan terjadi peningkatan sekitar 2,7 miliar pengguna 3G dan 4G di tahun 2016 di wilayah Asia Tenggara.
Ketika ditanya ke pada Bernhard, negara mana yang akan menjadi negara penyumbang tertinggi......? Menurut Bernhard, Indonesia akan menjadi negara dengan peningkatan tertinggi di Asia tenggara. "Peningkatan terbesar akan berasal dari Republik Indonesia," ujar Bernhard dalam jumpa pers di Jakarta, Rabu (5/6/2013).
Pemakainan perangkat smartphone di negara-negara berkembang, seperti di India, Amerika Latin, dan Indonesia, diprediksi akan menyentuh angka yang sangat besar di tahun 2016. Ini menjadi ladang empuk untuk para pembisnis di bidang gadget, dan operator.
Di tahun 2011 saja sudah tercatat ada sekitar 800 juta pengguna 3G dan 4G di indonesia, maka diprediksikan akan terjadi peningkatan sekitar 2,7 miliar pengguna 3G dan 4G di tahun 2016 di wilayah Asia Tenggara.
Ketika ditanya ke pada Bernhard, negara mana yang akan menjadi negara penyumbang tertinggi......? Menurut Bernhard, Indonesia akan menjadi negara dengan peningkatan tertinggi di Asia tenggara. "Peningkatan terbesar akan berasal dari Republik Indonesia," ujar Bernhard dalam jumpa pers di Jakarta, Rabu (5/6/2013).
Pemakainan perangkat smartphone di negara-negara berkembang, seperti di India, Amerika Latin, dan Indonesia, diprediksi akan menyentuh angka yang sangat besar di tahun 2016. Ini menjadi ladang empuk untuk para pembisnis di bidang gadget, dan operator.
Dalam jumpa pers jakarta Bernhard mengungkapkan, terdapat 46,2 juta perangkat berbasis jaringan 2G di Indonesia pada tahun 2012. Sedangkan baru ada 6,7 juta perangkat 3G pada akhir tahun 2012. Kedua hal ini seperti ingin memperlihatkan masih besarnya potensi 3G di pasar Indonesia.
"Hal tersebut memperlihatkan potensi pasar yang tidak sedikit, peningkatan akan sangat besar. Ini tentunya bisa menjadi peluang bagi para operator," kata Bernhard Siagian.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar